MOMIJIGARI DI GUNUNG OYAMA
BARENG THE GENGS KANAGAWA
Selamat
sore pagi malam minnasan!, apakabar? Semoga hari ini baik baik ajalah ya, penulis kali ini
mau share lagi cerita cerita pengalaman selama dijepang dimusim gugur. Kalian pasti penasaran kan ? Yuk
Cekushimashoo!!
Di bulan
november ini negara – negara asia timur(korea,
china) ini termasuk jepang sedang mengalami musim gugur, dimusim ini cuaca
sejuk dan lumayan banyak hujan dan angin,
Tanggal 19 November 2018 Hari minggu,
kita (aku, mba cici, mba desi, dan ibu ani) kita berniat untuk jalan jalan
untuk melihat momiji. Momiji itu artinya daun daun yang berwarna merah dan
kuning di pohon maple disebabkan oleh suhu tinggi maka dari itu warna daun
berubah.
Lalu Momojigari itu adalah kegiatan menikmati keindahaan pohon daun
momiji yang berguguran. Kita pergi pertengahan bulan yang sedang puncaknya momiji
ini, sebelum on the way, kami cari cari
di google dulu destinasi wisata yang terjangkau tempatnya dari apato.
![]() |
| Foto di tangga deket apato |
Dan kami
memutuskan untuk pergi ke gunung oyama yang di daerah Isehara, Kanagawa Jepang.
Karena dekat kota sendiri kami memutuskan untuk pergi menggunakan bus yang
haltenya ada di stasiun isehara, kanagawa jepang.
| saat mau naik bus |
| saat naik (seribu) tangga |
Lalu OTW lah kami berempat naik sepeda ke
stasiun isehara, kami parkir di tempat dekat parkiran pachinko karena dipachinko(tempat
main game lotre) itu banyak orang jepang yang disitu sampai 24 jam maka kami
menyimpan sepeda diparkiran tersebut agar gratis dan aman juga (tapi tidak
disarankan), ini hanya beruntung saja karena dijepang sangat jarang adanya
pencurian sepeda, mungkin kalo ada juga karena hanya meminjam saja, namun nanti
dikembalikan ke tempat semula.
Kata ibu ani nanti disana sodaranya orang cilacap 2 orang perempuan, kami pun ketemuan di gunung oyama.
Di gunung oyama ternyata tempatnya yang memang
tinggi(namanya juga gunung) dan ternyata ada stasiun untuk naik kesana, tapi kami bertekad untuk
jalan kaki dari bawah, agar lebih menikmati momiji dari dekat.
Ada beribu
tangga (mungkin) yang telah kami naiki, lumayan cape sih tapi menyenangkan,
disepanjang jalan ada banyak toko makanan dan souvenir khas daerah sana, kami
pun membeli makanan cumi/sosis bakar, lalu saling menyuapi satu sama lain (so sweet
kan ? wkwkk) dan kami pun bergantian foto juga selama perjalanan.
Aku lupa lagi nama orangnya, pokonya
yang pake krudung itu sodaranya ibu ani dan yang pake
kacamata temannya orang medan.
|
Ohiya karena musim ini dominan warna merah kami pun pakai dresscode warna merah maroon waktu kesana tapi kyknya aku doang yang pake baju warna hitam deh, tapi rok ku warna merah maroon kok jadi bisa menyesuaikan wkwkkw
Inilah dia hasil foto - foto cekrekan kita, dengan
kameranya mba cici lalu fotografer handal mba desi dan ibu ani.
Setelah selesai foto foto, kami pun pulang karena takut kemalaman dan waktunya hanya sehari untuk liburan, besok kami kerja
juga maka dari itu kami pun bersiap untuk turun, lelah dan pasti akan
memakan waktu banyak, akhirnya setelah diskusi kami memutuskan untuk pulang menggunakan
kereta yang dari gunung oyama, seperti kereta gantung tapi tidak juga karena
masih ada rel, hanya saja posisinya menurun kebawah.
Dan setelah turun sampai bawah, kami melanjutkan menggunakan bus ke stasiun isehara, setelah sampai stasiun isehara kami pun
kelaparan, karena sodaranya ibu ani datang dari jauh maka kami memutuskan untuk
pergi ke indonesia restoran yang terletak dekat stasiun ebina setelah melewati stasiun isehara..
Lalu setelah selesai makan kami pun berpisah dan pulang.
Akhirnya, selesai juga nulis cerpennya (wkwkkwk),
tapi ya beginilah adanya, tulisannya yang tidak ber EYD dan tidak sesuai pola
kalimat bahasa indonesia dengan baik dan benar, saya hanya penulis abal abal. Bercerita
seadanya tanpa narasi yang panjang. Dan terima kasih kepada pembaca yang
bersedia meluangkan waktu untuk membaca postingan ini, semoga bermanfaat bagi
yang mau ke jepang, ini hanya sedikit informasi mengenai momiji dan satu info
lagi deh (wkwkwk maap) “jangan lupa pakai jaket , soalnya walaupun cuaca bukan
salju, dimusim ini lumayan dingin melebihi dinginnya puncak bogor dan bandung”.
Yaa begitulah sekian dan terima kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar