Kastil dan Laut di Odawara Bersama Tada-san, Hosono-san, dan Takeo-san.
Haloo minnasan ohayou konnichiwa konbanwa, yeaah
akhirnya saya bisa nulis lagi disela sela semester ini, yah UAS sudah mendekat, semoga dengan rajin rajin belajar , nilai tetap bertahan
seperti semester lalu, bukannya sombong tapi nilai semester awal itu udah
bagus. Yah begitulah kehidupan saya yang penuh suka dan duka. Oke cukup
curhatanya, mari kita kembali ke pembahasan tentang cerita ceritaku waktu dijepang.
Tahun 2016 Bulan November tanggal 2 Ceritanya musim panas ini udah mulai berakhir dan menuju musim gugur, dimana musim ini musim yang cuacanya sejuk tidak panas dan sedikit dingin dimalam hari, dan banyak angin putting beliung, saat kerja tiba tiba tadasan mengajak jalan jalan hari minggu ke odawarra bersama takeosan dan hosonosan, kami ketemuan di stasiun Hadano karena tadasan dan takeosan tinggal dihadano. Dan hosonosan bareng rombongan kita karena rumahnya tidak jauh dari perusahaan, kami kaget saat hosonosan memakai baju ala anak gaul, ya memang hosonosan ini tidak suka dipanggil nenek karena dia ingin merasa sama dengan kita anak muda, kekuatannya pun masih kuat sekali dan hosonosan baik setiap bertemu pasti ngasih permen, dan setiap istirahat sore jam 3 dia selalu membawa snack/ cemilan yang enak enak , kadang suka ngasih barang yang kita perluin misalnya kayak
Tahun 2016 Bulan November tanggal 2 Ceritanya musim panas ini udah mulai berakhir dan menuju musim gugur, dimana musim ini musim yang cuacanya sejuk tidak panas dan sedikit dingin dimalam hari, dan banyak angin putting beliung, saat kerja tiba tiba tadasan mengajak jalan jalan hari minggu ke odawarra bersama takeosan dan hosonosan, kami ketemuan di stasiun Hadano karena tadasan dan takeosan tinggal dihadano. Dan hosonosan bareng rombongan kita karena rumahnya tidak jauh dari perusahaan, kami kaget saat hosonosan memakai baju ala anak gaul, ya memang hosonosan ini tidak suka dipanggil nenek karena dia ingin merasa sama dengan kita anak muda, kekuatannya pun masih kuat sekali dan hosonosan baik setiap bertemu pasti ngasih permen, dan setiap istirahat sore jam 3 dia selalu membawa snack/ cemilan yang enak enak , kadang suka ngasih barang yang kita perluin misalnya kayak
kaos kaki trus jaket. Ceritanya kami naik dari stasiun
Isehara.
Dan sesampainya di stasiun Odawara kita jalan kaki ke
kastil odawara tersebut, kurang lebih 700 meter, ya kira kira 9 menitan kita
jalan kaki sampai ke kastil odawara. Dijalan kami saling ngobrol dan cerita
tentang perumahan disana, lalu ada pohon ceri tapi ku iseng mencoba memakannya
dan ternyata rasanya pahit, lalu takeosan tertawa bahwa itu didak bisa dimakan
dan tadasan meledekku karena aku berprilaku aneh aneh saja. Lalu sampai disana
kita mencoba kostum jaman dulu seperti baju putri dan samurai.
Ini adalah tadasan lagi gabut ceritanya lagi sulap sulapan
Tadasan : biraa! Liat ini daunnya bisa terbang,
hebatkan ?
Aku : iya hebat ! tapi itu ada jaring laba labanya.
Tadasan : iya tapi kalo difoto ga keliatan, coba
fotoin aku deh wkwkwkwk.
Aku : iya iya aku fotoin. Wkwwk
tentunya memakai bahasa jepanglah, aku hanya
mentranslate-kan ke bahasa indonesianya saja.
Aku, tadasan, mbak cici dan mbak desi memakai kostume
hime(putri) lalu takeosan dan ibu ani memakai kostum samurai (prajurit). Tapi
hosonosan tidak ikut pakai kostum dia hanya ingin menjadi fotografernya saja
katanya.
Lalu ada drama lagi ni guys, biasa tadasan lagi gabut
mulu wkwkwk ceritanya dia pinjem pedang pedangan dari takeosan lalu gue disuruh
pura pura kesakitan karena ditusuk pedang sama tadasan. Wkwkwk
Tadasan : bilaa!! Ayo kita foto ceritanya kamu ditusuk
dan pura pura kesakitan wkwkwk.
Aku : oke siaaaaap !!
Yaaah begitulah kegabutan kami saat itu, banyak
tingkah tingkah konyol yang kami lakukan disetiap tempat, wkwkwk.
Lalu kami pun melanjutkan perjalanan ke laut odawara yang terletak tidak begitu jauh dari kastil odawara. Di tengah perjalanan kami membeli eskrim karena memang cuasa panas waktu itu. Wkwkwk
Agar perjalanan tidak membosannya kami pun
foto foto selama perjalanan. Wkwkwk
| eh dia pakai topi rusa |
Ya akhirnya setelah jalan jalan tadi di toko donki,
akhirnya kami melanjutakan perjalanan kami ke laut.
Setelah sampai disana kami berlarian kearah sana, lalu
tiba disana kami langsung buka sepatu dan bertelanjang kaki. Akan tetapi tada
san tidak karena stoking dan sayang sekali tadasan gaikut main dilaut.
Lalu selesai bencanda ria ~ lari lari ~ ciprat
cipratan air ~ lalu ada yang sibuk selfie. Kita foto – foto yang tekniknya
jepretan berantai maksudnya itu kita fotonya sambil melompat agar terlihat
bagus.
Yeah satuuu duaaa tigaaaa cekrek! cekrek! cekrek! foto beruntun pun mulai jepret dengan bergantian.
Dan disini aku mau cerita bahwa ternyata tadasan ga ngerti cara mengirim gambar lewat air drop iphone, justru aku yang mengajarinya dia, dan saat memotret pun aku mengajari yang lain cara memotret. lalu aku pikir apakah aku ini so tau atau mereka saja yang memang tidak tahu ya ? padahal aku baru pertama kali menggunakan iphone(?). berpikir positif aja mungkin mereka malas nyari di internet. wkwkkw.
The last... oke postingan kali ini cukup sampai disini karena memang masih banyak perjalananku dan foto2ku yang ingin sekali aku share ke kalian dan begitu deh karena aku banyak kegiatan di kampus dan kerja, mungkin blog ini akan terbengkalai ber bulan bulan. the next postingan aku bakal share tentang musim gugur di Ooyama yang banyak daun momiji yang berguguran (daun yg berbentuk tangan warna merah).. byeee byeee.
Mantul nabilaa����
BalasHapusarigatou molly-san :)
Hapus